AdvertorialGorontalo

FORPROV II Satukan Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah

×

FORPROV II Satukan Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Mikson Yapanto, Ketua Kormi Gorontalo saat Memberikan Sambutan Pembukaan Forprov di Kabupaten Boalemo, Gambar: (Istimewa)
Nikmati Update  Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini

BOALEMO, BICARAA.COM– Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Gorontalo diyakini mampu menjadi penggerak sport tourism, memperkuat UMKM, sekaligus mendongkrak perekonomian daerah.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, saat memberikan sambutan pada pembukaan FORPROV II Gorontalo di Kabupaten Boalemo, Jumat (24/7).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Gorontalo dan dihadiri Wakil Bupati Boalemo, Wakil Bupati Pohuwato, jajaran Pemerintah Kabupaten Boalemo, seluruh Ketua KORMI kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo, pimpinan OPD, unsur Forkopimda, serta kontingen dari berbagai daerah.

Mikson mengatakan penyelenggaraan FORPROV memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar menghadirkan berbagai induk olahraga masyarakat dalam satu festival.

Ajang yang mempertemukan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo itu juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun semangat kebersamaan, sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah.

“FORPROV bukan hanya tentang pertandingan dan perlombaan. Festival ini menjadi ruang kebersamaan, mempererat silaturahmi antardaerah, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Hotel terisi, rumah makan ramai, UMKM mendapatkan pembeli, dan destinasi wisata semakin dikenal,” kata Mikson.

Ia menyebut Kabupaten Boalemo memiliki potensi wisata yang layak dikenal lebih luas. Kehadiran ribuan peserta, ofisial, panitia, dan pendamping selama pelaksanaan FORPROV diharapkan memberikan dampak langsung terhadap meningkatnya kunjungan ke berbagai destinasi wisata, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Selain menjadi tuan rumah festival olahraga masyarakat, Boalemo juga memiliki kesempatan memperkenalkan kekayaan budaya, kuliner, serta produk-produk unggulan daerah kepada seluruh tamu yang hadir.

“Jangan hanya datang untuk bertanding. Nikmati juga keindahan Boalemo, belanja produk UMKM, dan jadilah bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat. Semakin banyak perputaran ekonomi yang terjadi, semakin besar manfaat festival ini bagi daerah,” ujarnya.

Mikson mengajak seluruh peserta FORPROV memanfaatkan waktu di luar pertandingan untuk mengunjungi destinasi wisata dan membeli produk-produk lokal.

Langkah sederhana tersebut, kata dia, akan memberikan manfaat yang besar bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.

Ia menegaskan olahraga masyarakat telah berkembang menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

Selain mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat, berbagai kegiatan olahraga juga mampu menjadi daya tarik wisata yang menghadirkan perputaran ekonomi di daerah penyelenggara.

“Olahraga masyarakat harus menjadi budaya. Ketika masyarakat sehat, aktif, dan gemar berolahraga, kualitas hidup akan meningkat. Di sisi lain, setiap kegiatan olahraga juga mampu membuka peluang ekonomi dan memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas,” tuturnya.

Mikson berharap sinergi antara olahraga masyarakat, sektor pariwisata, dan UMKM terus diperkuat dalam setiap penyelenggaraan FORPROV.

Kolaborasi tersebut akan menciptakan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan jika kegiatan olahraga hanya dipandang sebagai agenda kompetisi semata.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Boalemo, panitia pelaksana, relawan, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan FORPROV II Gorontalo.

Dukungan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci agar penyelenggaraan festival berlangsung aman, tertib, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta.

Mikson optimistis FORPROV II Gorontalo akan menjadi salah satu agenda olahraga masyarakat yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

Semakin banyak peserta dan induk olahraga masyarakat yang terlibat, semakin besar pula manfaat yang akan dirasakan masyarakat, baik dari sisi kesehatan, persatuan, maupun pertumbuhan ekonomi.

“Semoga FORPROV menjadi kebanggaan Gorontalo, bukan hanya melahirkan pegiat olahraga masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak sport tourism, memperkuat UMKM, dan membawa manfaat nyata bagi perekonomian daerah. Saya berharap semangat kebersamaan yang lahir dari FORPROV terus terjaga dan membawa dampak positif bagi kemajuan Gorontalo,” tutup Mikson.

FORPROV II Gorontalo digelar di Kabupaten Boalemo pada 24–26 Juli 2026 dengan melibatkan ribuan pegiat olahraga masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.

Festival ini menjadi ajang silaturahmi antarkomunitas olahraga masyarakat sekaligus wadah untuk memperkuat budaya hidup sehat, memperkenalkan potensi daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis olahraga masyarakat. (*)