Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pohuwato melepas 51 mahasiswa untuk mengikuti Program Lapangan Persekolahan (PLP) II.
Kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan tersebut berlangsung di Aula Gedung B, Kampus Universitas Pohuwato, Rabu (9/9/2026).
Puluhan mahasiswa yang mengikuti PLP II berasal dari sejumlah program studi di lingkungan FKIP Universitas Pohuwato, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika dan Administrasi Pendidikan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Pohuwato, Hasman Umuri, S.IP., M.Si.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan PLP II menjadi bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa FKIP sebelum mereka terjun langsung ke lingkungan sekolah.
Hasman mengatakan, program tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan teori yang telah diperoleh selama menjalani perkuliahan.
Pengalaman langsung di sekolah dinilai penting untuk membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi dunia pendidikan.
“PLP ini bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung bagaimana menjadi seorang pendidik. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Hasman.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada kemampuan menyampaikan materi pembelajaran.
Peserta PLP II diminta mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun komunikasi yang baik serta memahami karakter peserta didik.
Selain kemampuan akademik, Hasman menekankan pentingnya sikap, etika, kedisiplinan dan tanggung jawab selama mahasiswa berada di sekolah tempat pelaksanaan PLP.
“Saudara-saudara membawa nama baik Universitas Pohuwato. Karena itu, tunjukkan sikap yang baik, disiplin, bertanggung jawab dan mampu menjadi contoh bagi peserta didik,” katanya.
Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Pohuwato, Dr. Hj. Rusni Djafar, M.Pa., turut menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi lingkungan pendidikan secara langsung.
Ia berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan sekolah masing-masing serta mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama berada di bangku perkuliahan.
Dalam pelaksanaan PLP II tahun ini, sebanyak 51 mahasiswa akan ditempatkan di 10 sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Marisa.
Lokasi tersebut mencakup SMA Negeri 1 Marisa, SMK Negeri 1 Marisa dan sejumlah sekolah dasar negeri di wilayah Kecamatan Marisa.
Sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah, kegiatan pembekalan juga diisi dengan materi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohammad.
Materi tersebut berkaitan dengan peran serta tantangan yang akan dihadapi mahasiswa sebagai calon pendidik ketika berada di lingkungan sekolah.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Pohuwato, Hikman Katohidar, S.H., M.H., jajaran dosen FKIP serta seluruh mahasiswa peserta PLP II.
Hikman mengatakan, PLP II menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama proses perkuliahan.
“Mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana menyampaikan materi di dalam kelas, tetapi juga harus mampu memahami karakter peserta didik, beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan membangun komunikasi yang baik. Pengalaman ini menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mereka sebagai calon pendidik,” ujar Hikman.
Ia juga berharap seluruh peserta PLP II dapat menjaga kedisiplinan, etika dan nama baik Universitas Pohuwato selama menjalankan praktik di sekolah.
“Manfaatkan PLP II ini sebagai ruang untuk belajar dan mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya. Jadikan setiap proses di sekolah sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai calon guru,” katanya.
Melalui program tersebut, FKIP Universitas Pohuwato menargetkan mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam proses pendidikan sekaligus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian.
Pengalaman selama menjalani PLP II diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk semakin siap memasuki dunia pendidikan dan menjalankan profesi sebagai tenaga pendidik secara profesional. (*)










