Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM — Partai NasDem Gorontalo menegaskan tidak akan memberikan perlindungan kepada kadernya apabila terbukti terlibat dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan DAM, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.
Sikap tegas itu disampaikan Wakil Ketua DPW Partai NasDem Gorontalo Bidang Legislatif, Mikson Yapanto, menyusul mencuatnya dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Kabupaten Pohuwato dalam aktivitas PETI di kawasan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Mikson pada Jumat (14/8/2026). Kasus tersebut mencuat setelah longsor terjadi di kawasan PETI DAM dan menyebabkan sedikitnya lima penambang meninggal dunia.
Dalam pemberitaan sebelumnya, lokasi tersebut disebut-sebut berkaitan dengan salah seorang anggota DPRD Pohuwato dari Partai NasDem, Yusuf Lawani.
Namun, Yusuf membantah keterkaitan dirinya dengan titik longsor tersebut. Ia menegaskan lokasi yang mengalami longsor bukan merupakan wilayah miliknya.
Mikson mengatakan, partai tidak akan mengambil sikap hanya berdasarkan tudingan atau informasi yang belum terverifikasi.
Tindakan terhadap kader harus didasarkan pada fakta dan hasil pembuktian yang jelas.
“Kalau memang terbukti akan ditindak tegas. Hal ini sesuai instruksi DPP Partai NasDem,” kata Mikson.
Ia menegaskan, larangan bagi kader NasDem untuk terlibat dalam kegiatan ilegal bukan kebijakan baru.
Mikson mengaku telah berulang kali mengingatkan seluruh anggota partai agar tidak mengambil bagian dalam aktivitas yang bertentangan dengan hukum, termasuk PETI.
“Saya kan sering mengimbau agar anggota partai tidak terlibat hal yang ilegal, termasuk PETI,” ujarnya.
Aktivitas PETI tidak hanya melanggar ketentuan hukum, tetapi juga memiliki risiko besar terhadap keselamatan manusia dan lingkungan.
Karena itu, kader partai diminta tidak mengambil bagian dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun korban jiwa.
Sikap tersebut merupakan bagian dari komitmen Partai NasDem untuk menjaga integritas kader sekaligus menjalankan instruksi DPP agar seluruh anggota tidak terlibat dalam aktivitas ilegal.
Mikson menegaskan, apabila ditemukan bukti kuat yang menunjukkan adanya keterlibatan kader NasDem dalam PETI, partai tidak akan ragu mengambil tindakan.
“Jika keterlibatan kader benar-benar terbukti, tindakan tegas akan menjadi konsekuensinya,” tutupnya. (*)










