Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
GORONTALO, BICARAA.COM – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Gorontalo terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Boalemo pada 23–26 Juli 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar pada Jumat (3/7/2026) malam bersama panitia pelaksana, pengurus KORMI kabupaten/kota, serta induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga).
Ketua KORMI Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, mengatakan rapat tersebut menjadi momentum untuk memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan FORPROV berjalan sesuai rencana.
Mulai dari kesiapan venue pertandingan, akomodasi peserta, jadwal perlombaan, hingga koordinasi antar panitia menjadi fokus pembahasan menjelang pelaksanaan kegiatan.
“FORPROV bukan sekadar ajang perlombaan olahraga masyarakat, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antar daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Boalemo sebagai tuan rumah. Karena itu seluruh persiapan harus benar-benar matang,” ujar Mikson.
Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah peserta yang telah mendaftarkan diri mencapai sekitar 600 orang dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah menjelang penutupan pendaftaran.
Dari jumlah tersebut, sekitar 100 orang diproyeksikan hadir sebagai peserta yang akan mengikuti berbagai nomor perlombaan selama pelaksanaan FORPROV.
“Antusiasme peserta cukup tinggi. Ini menunjukkan olahraga masyarakat semakin diminati. Kami optimistis jumlah peserta akan terus bertambah karena masih ada beberapa Inorga yang sedang menyelesaikan proses pendaftaran atletnya,” katanya.
Mikson menambahkan, penyelenggaraan FORPROV di Kabupaten Boalemo tidak hanya bertujuan mencari atlet terbaik yang akan dipersiapkan menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS).
Tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah, khususnya sektor pariwisata dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ketika ratusan peserta dan ofisial datang ke Boalemo, tentu akan berdampak terhadap tingkat hunian penginapan, rumah makan, transportasi, hingga pelaku UMKM. Inilah yang menjadi nilai tambah dari FORPROV, karena olahraga masyarakat mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah,” jelasnya.
Selain membahas kesiapan teknis pertandingan, rapat juga mengevaluasi kesiapan setiap Inorga, kebutuhan perlengkapan perlombaan, sistem registrasi peserta, hingga pembagian tugas panitia di masing-masing venue.
KORMI Provinsi Gorontalo berharap seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum pembukaan FORPROV sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar, sukses, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (*)










