Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
GORONTALLO, BICARAA.COM – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Kamaru, mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi langkah penting dalam menggali berbagai potensi penerimaan yang belum tergarap secara maksimal.
Dorongan tersebut disampaikan Meyke saat rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama sejumlah OPD di DPRD Provinsi Gorontalo, Selasa (21/7/2026).
Dalam rapat itu, Meyke menegaskan peningkatan PAD bukan hanya menjadi tanggung jawab Bapenda.
Dibutuhkan keterlibatan berbagai OPD teknis, seperti Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), DPMPTSP, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perhubungan, serta perangkat daerah lain yang memiliki keterkaitan dengan objek pajak dan potensi pendapatan daerah.
Ia menjelaskan, kolaborasi antarlembaga akan memperkuat pendataan, pertukaran informasi, hingga pengawasan terhadap potensi-potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap secara optimal.
Meyke juga mengapresiasi keberadaan OPD yang baru terbentuk beberapa bulan terakhir.
Dengan pembagian tugas yang semakin spesifik, perangkat daerah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah.
Selain itu, Meyke berharap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat terus didorong agar memiliki kinerja yang lebih produktif.
“BUMD yang sudah ada harus terus digenjot agar mampu menghasilkan profit. Ketika perusahaan daerah mampu memperoleh keuntungan, tentu dampaknya akan kembali kepada daerah melalui peningkatan pendapatan yang dapat digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujar Meyke.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menyampaikan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan seluruh OPD yang memiliki keterkaitan dengan sektor pendapatan daerah.
Baginya, optimalisasi PAD membutuhkan dukungan lintas sektor karena banyak potensi pajak maupun sumber penerimaan yang memerlukan data dan pengawasan bersama.
“Kolaborasi dengan OPD terus kami tingkatkan agar proses pendataan dan pengawasan objek pajak semakin akurat. Dengan data yang terintegrasi, potensi pendapatan daerah bisa digali lebih maksimal sehingga target PAD dapat tercapai,” kata Danial.
Danial menambahkan, Bapenda juga terus menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, termasuk memanfaatkan teknologi informasi serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
“Kami menyambut baik dukungan Komisi II DPRD. Masukan tersebut menjadi motivasi bagi Bapenda untuk terus berinovasi dan memperluas sinergi dengan seluruh stakeholder. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan PAD sehingga kapasitas fiskal daerah semakin kuat dan mampu mendukung program-program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tutup Danial. (*)










