DPRD GorontaloGorontalo

Forum Media Parlemen Puncak Botu Resmi Dipimpin Ronal Alibasa

×

Forum Media Parlemen Puncak Botu Resmi Dipimpin Ronal Alibasa

Sebarkan artikel ini
Nikmati Update  Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini

GORONTALO, BICARAA.COM– Ronal Alibasa dipercaya memimpin Forum Media Parlemen Puncak Botu yang resmi terbentuk melalui musyawarah insan pers di lingkungan DPRD Provinsi Gorontalo, Selasa (1/9/2026).

Forum tersebut dibentuk sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan bagi jurnalis dari berbagai perusahaan media yang menjalankan tugas peliputan di DPRD Provinsi Gorontalo.

Musyawarah pembentukan forum melibatkan perwakilan media online, media cetak, televisi, dan radio.

Sebanyak 14 media online, dua media cetak, dua media televisi, serta dua radio ikut dalam pembentukan wadah tersebut.

Proses musyawarah dipandu oleh Sofyan Ishak dari unsur media online, Ayi Ilham dari media cetak, dan Dea Patricia dari media elektronik.

Kepala Bagian Risalah dan Legislasi DPRD Provinsi Gorontalo, Budi Poha, juga hadir mewakili Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo.

Budi Poha menyambut pembentukan Forum Media Parlemen Puncak Botu.

Ia menyampaikan, Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo mendukung adanya ruang komunikasi yang dapat memperkuat hubungan profesional antara lembaga DPRD dan insan pers.

Budi juga menegaskan, dukungan tersebut tidak dimaksudkan untuk mencampuri kebijakan redaksi maupun mengatur isi pemberitaan setiap media.

“Media merupakan mitra strategis dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Namun, kerja jurnalistik memiliki independensi yang harus tetap dijaga,” ujar Budi.

Keberadaan forum diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi ketika terdapat kebutuhan koordinasi maupun persoalan akses informasi dalam kegiatan peliputan.

Meski komunikasi dan kemitraan dibangun, kebebasan pers serta independensi redaksi tetap menjadi prinsip yang harus dijaga.

Ronal Terpilih Melalui Musyawarah

Dalam proses pemilihan ketua, tiga nama diusulkan sebagai kandidat, yakni Ronal Alibasa, Moh. Hasan, dan Marlan Ahmad.

Ketiga kandidat kemudian melakukan musyawarah untuk menentukan figur yang akan memimpin Forum Media Parlemen Puncak Botu.

Melalui kesepakatan bersama, Ronal Alibasa akhirnya dipercaya sebagai ketua.

Moh. Hasan ditetapkan sebagai Wakil Ketua. Sofyan Ishak mendapat amanah sebagai Sekretaris, sementara Marlan Ahmad dipercaya sebagai Wakil Sekretaris.

Selanjutnya, Dea Patricia ditetapkan sebagai Bendahara dan Sutikno Hadi dipercaya mengisi posisi Wakil Bendahara.

Sofyan Ishak menjelaskan, forum dibentuk sebagai tempat berhimpun bagi insan pers yang bertugas di lingkungan DPRD Provinsi Gorontalo.

Wadah ini juga diharapkan memperkuat komunikasi dan koordinasi antarjurnalis serta memudahkan penyampaian kebutuhan terkait peliputan.

Ia memastikan pembentukan Forum Media Parlemen Puncak Botu tidak bertujuan membatasi kebebasan jurnalistik.

“Forum ini bukan instrumen untuk membatasi, mengendalikan, atau mengintervensi independensi dan kebebasan kerja jurnalistik,” tegas Sofyan.

Ia menambahkan, setiap media tetap memiliki kewenangan penuh terhadap kebijakan redaksi dan produk jurnalistiknya. Forum tidak dibentuk untuk menyeragamkan sikap maupun arah pemberitaan.

Perkuat Profesionalisme dan Akses Informasi

Usai terpilih sebagai ketua, Ronal Alibasa menegaskan Forum Media Parlemen Puncak Botu harus menjadi rumah bersama bagi jurnalis tanpa mengurangi fungsi kritis pers.

Ia menyampaikan, forum dibentuk sebagai ruang koordinasi dan kebersamaan, bukan sebagai alat untuk mengendalikan kerja media.

“Kita ingin membangun kebersamaan tanpa menghilangkan karakter kritis pers. Forum ini bukan tempat untuk mengatur bagaimana media harus memberitakan sesuatu. Independensi redaksi tetap menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar,” kata Ronal.

Ronal mengajak seluruh anggota menjadikan forum sebagai sarana memperkuat profesionalisme, solidaritas, dan komunikasi.

Selain itu, forum juga diharapkan dapat membantu memperjuangkan kemudahan akses terhadap informasi publik.

Pengurus Forum Media Parlemen Puncak Botu selanjutnya akan menyusun program kerja untuk tiga bulan pertama.

Program tersebut akan diarahkan pada penguatan komunikasi, koordinasi antaranggota, peningkatan profesionalisme, serta membangun kemitraan yang sehat dengan para pemangku kepentingan di lingkungan DPRD Provinsi Gorontalo.

Forum yang baru terbentuk tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bersama bagi jurnalis parlemen dalam menjalankan tugas peliputan secara profesional, kritis, dan tetap berpegang pada kebebasan pers. (*)