AdvertorialGorontalo

KORMI Gorontalo Final Checking, Boalemo Siap Gelar Forprov 2026

×

KORMI Gorontalo Final Checking, Boalemo Siap Gelar Forprov 2026

Sebarkan artikel ini
Rapat final checking yang berlangsung di Warung Kopi Atap Toea, Selasa (21/7/2026), Foto: (bicaraa.com)
Nikmati Update  Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini

GORONTALO, BICARAA.COM – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Gorontalo terus mematangkan seluruh persiapan menjelang Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Boalemo pada 24 hingga 26 Juli 2026.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat final checking yang berlangsung di Warung Kopi Atap Toea, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan ini dihadiri jajaran pengurus KORMI Provinsi Gorontalo bersama panitia pelaksana untuk memastikan seluruh aspek teknis maupun nonteknis telah siap sebelum pembukaan kegiatan.

Rapat membahas berbagai agenda penting, mulai dari kesiapan venue pertandingan, mekanisme pelaksanaan setiap induk organisasi olahraga (Inorga), akomodasi peserta, koordinasi panitia, hingga rangkaian seremoni pembukaan dan penutupan.

Seluruh bidang melakukan evaluasi akhir agar pelaksanaan Forprov berjalan sesuai rencana.

Ketua KORMI Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menegaskan bahwa final checking menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh persiapan benar-benar rampung sebelum kegiatan dimulai.

“Final checking ini bukan sekadar rapat rutin, tetapi momentum memastikan setiap detail telah dipersiapkan dengan baik. Kami ingin seluruh peserta datang dengan nyaman dan pulang membawa pengalaman yang menyenangkan dari Forprov 2026,” ujar Mikson.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Forprov bergantung pada kekompakan seluruh panitia, pengurus KORMI, dan Inorga.

Karena itu, koordinasi dan komunikasi harus terus dijaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Kami mengajak seluruh pengurus, panitia, dan Inorga untuk menjaga komunikasi yang baik. Keberhasilan Forprov adalah hasil kerja bersama. Dengan kekompakan dan semangat gotong royong, saya yakin pelaksanaan tahun ini akan berjalan sukses,” katanya.

Selain menjadi ajang olahraga masyarakat, Mikson berharap Forprov 2026 mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Kabupaten Boalemo.

Kehadiran peserta, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah diyakini akan meningkatkan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

“Kami ingin Forprov tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Momentum ini harus dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk memasarkan produk unggulan mereka, baik kuliner, kerajinan, maupun produk lokal lainnya. Semakin banyak transaksi yang terjadi, semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak pemerintah daerah bersama panitia memberikan ruang yang luas bagi pelaku UMKM untuk ikut ambil bagian selama pelaksanaan Forprov.

Keterlibatan UMKM dinilai menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan event olahraga masyarakat.

“Event seperti ini harus membawa manfaat yang luas. Bukan hanya peserta yang merasakan suasana kompetisi, tetapi masyarakat juga memperoleh peluang meningkatkan pendapatan melalui aktivitas usaha selama Forprov berlangsung. Kami berharap seluruh UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” tuturnya.

Mikson turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Boalemo beserta seluruh panitia yang terus bekerja mempersiapkan kegiatan.

Ia optimistis Forprov 2026 akan berlangsung lancar serta menjadi ajang yang semakin memperkuat olahraga masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juli 2026, dengan melibatkan berbagai induk organisasi olahraga masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan pembinaan olahraga masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan sektor UMKM dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Boalemo. (*)