Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
GORONTALO, BICARAA.COM— Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Gorontalo melakukan silaturahmi dengan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie di Rumah Souvenir Maharani Gorontalo, Jumat (2/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto, jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo, serta pengurus HIPPI Gorontalo.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari komunikasi awal HIPPI dengan pemerintah daerah sekaligus memperkenalkan agenda dan program organisasi di Gorontalo.
Ketua DPD HIPPI Gorontalo Mohammad Sjawal Akbar Ntoma, yang merupakan keponakan dari almarhum Rachmat Gobel, mengatakan pertemuan tersebut juga bertujuan menginformasikan agenda pelantikan DPD dan DPC HIPPI Gorontalo yang akan dilaksanakan Sabtu (3/10/2026).
Selain menyampaikan agenda pelantikan, HIPPI Gorontalo turut memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat jaringan pengusaha, memperluas akses pemasaran, serta membuka hubungan dengan jaringan usaha di tingkat nasional.
Mohammad Syawal Akbar Ntoma menjelaskan, HIPPI ingin menjadi wadah yang mampu mendorong perkembangan pengusaha Gorontalo, termasuk UMKM dan pelaku usaha lainnya.
Menurutnya, organisasi pengusaha memiliki posisi penting dalam membangun jaringan, memperluas pasar, sekaligus menciptakan ruang bagi lahirnya pengusaha baru.
“Pengusaha besar pasti lahir dari organisasi pengusaha. Karena itu, kami berkomitmen membangun HIPPI bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai wadah untuk mengembangkan pengusaha di Gorontalo,” kata Mohammad.
Ia mengatakan, HIPPI nantinya akan mendorong pelaku usaha agar tidak hanya bergantung pada pasar lokal.
Jaringan nasional yang dimiliki organisasi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja sama, pemasaran produk, hingga pengembangan kapasitas pengusaha.
Mohammad menambahkan, pelantikan HIPPI Gorontalo akan dihadiri Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Ia juga menyebut sejumlah pimpinan daerah di Gorontalo merupakan alumni HIPPI sehingga komunikasi antara organisasi pengusaha dan pemerintah diharapkan semakin terbuka.
“Kami ingin HIPPI ini hadir dengan program yang jelas. Bukan hanya berhenti pada pelantikan, tetapi setelah itu ada kerja yang bisa dirasakan oleh pengusaha, UMKM dan masyarakat,” ujarnya.
Terkait perbedaan HIPPI dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Mohammad menjelaskan salah satu perbedaannya berada pada batas usia keanggotaan.
HIPMI memiliki batas usia tertentu, sementara HIPPI dapat menjadi wadah bagi pengusaha yang telah melewati batas usia tersebut.
“Pada dasarnya sama-sama organisasi pengusaha. Bahkan banyak alumni HIPMI yang kemudian berada di HIPPI. Jadi ini bukan soal persaingan, tetapi bagaimana pengusaha bisa terus berkembang dan tetap memiliki wadah,” jelasnya.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyambut baik kehadiran HIPPI sebagai organisasi yang menghimpun para pengusaha dan memiliki komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo tentu mendukung setiap organisasi yang memiliki komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berharap HIPPI bisa menjadi wadah bagi para pengusaha untuk berkembang, memperluas jaringan, serta menciptakan peluang usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Idah.
Idah berharap HIPPI tidak hanya menjadi organisasi yang menghimpun pengusaha, tetapi mampu menghadirkan program nyata bagi masyarakat, terutama dalam penguatan UMKM dan perluasan akses pemasaran produk lokal.
“Yang paling penting adalah bagaimana program-program yang direncanakan dapat direalisasikan dan memberikan dampak nyata. Pemerintah tentu terbuka untuk membangun kolaborasi dengan HIPPI, sehingga potensi pengusaha lokal dapat berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto menilai keberadaan HIPPI dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan sektor ekonomi daerah.
Organisasi pengusaha dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah.
“Organisasi seperti HIPPI ini sangat penting karena menjadi wadah bagi para pengusaha untuk membangun jaringan, bertukar pengalaman, dan mengembangkan usaha. Kita berharap kehadirannya dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Gorontalo, terutama dalam mendorong pengusaha lokal agar semakin berkembang,” ujar Mikson.
Mikson juga mendorong agar HIPPI dapat memperkuat pengusaha lokal sehingga mampu memperluas pasar hingga ke tingkat nasional.
Ia menilai dukungan terhadap UMKM, akses pemasaran, serta jaringan usaha menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi daerah.
“Kita ingin pengusaha Gorontalo tidak hanya berkembang di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar nasional. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama, akses pemasaran, serta dukungan terhadap UMKM agar mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh dan bersaing,” ungkapnya.
Mikson berharap pelantikan pengurus HIPPI Gorontalo menjadi awal dari pelaksanaan berbagai program yang terarah dan berkelanjutan.
Ia juga mendorong HIPPI menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi dunia usaha sekaligus menghadirkan gagasan untuk memperkuat perekonomian Gorontalo.
Agenda silaturahmi tersebut kemudian menjadi bagian dari persiapan menuju pelantikan DPD dan DPC HIPPI Gorontalo.
Dengan kepengurusan baru, HIPPI menargetkan program penguatan jaringan, pemasaran, pengembangan UMKM, dan koneksi usaha nasional dapat mulai dijalankan di Gorontalo. (*)










