GorontaloKabar Kampus

Silaturahmi ke Polres, Fakultas Hukum UNIPO Dorong Kolaborasi Akademik

×

Silaturahmi ke Polres, Fakultas Hukum UNIPO Dorong Kolaborasi Akademik

Sebarkan artikel ini
Nikmati Update  Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini

GORONTALO, BICARAA.COM – Fakultas Hukum melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepolisian Resor (Polres) pada Kamis, (25/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara civitas akademika dengan institusi kepolisian sekaligus menyosialisasikan penerimaan mahasiswa baru.

Dekan Fakultas Hukum, Dr. Irwan S.H., M.H., mengatakan kunjungan tersebut mendapat sambutan baik dari jajaran Polres.

Sambutan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kelembagaan antara dunia akademik dan kepolisian.

“Alhamdulillah, silaturahmi di Kapolres ini disambut dengan baik oleh Bapak Kapolres. Ini merupakan kebanggaan bagi kami selaku civitas akademika, khususnya Fakultas Hukum,” ujar Irwan.

Ia menjelaskan, kedatangan pihak Fakultas Hukum tidak hanya untuk menyampaikan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan antara insan akademis dengan kepolisian yang memiliki tugas dan tanggung jawab besar dalam penegakan hukum.

“Kedatangan kami untuk mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru dan juga memperkuat hubungan persaudaraan sebagai insan akademis yang fokus pada pengembangan ilmu hukum,” jelasnya.

Irwan mengatakan, Fakultas Hukum membuka ruang bagi anggota kepolisian untuk melanjutkan pendidikan dan memperdalam pengetahuan di bidang hukum.

Hal tersebut dinilai penting karena personel kepolisian berhadapan langsung dengan berbagai persoalan hukum dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Kami mengajak kepolisian untuk bergabung di Fakultas Hukum. Mengingat tugas-tugas kepolisian punya tanggung jawab besar dalam penegakan hukum, Fakultas Hukum merasa perlu memberikan dukungan kepada kepolisian agar personel-personel di lapangan mampu menjalankan tugasnya dengan baik karena dibekali pengetahuan hukum yang memadai,” katanya.

Menurut Irwan, pendidikan hukum bagi anggota kepolisian tidak hanya berkaitan dengan proses perkuliahan.

Lingkungan akademik juga dapat menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman kepolisian di lapangan dengan kajian hukum secara ilmiah.

Ia menilai, pengalaman praktis yang dimiliki anggota kepolisian dapat menjadi bahan pembelajaran bersama bagi civitas akademika.

Berbagai persoalan hukum yang ditemui dalam pelaksanaan tugas dapat dibahas melalui pendekatan akademik sehingga pemahaman terhadap persoalan hukum menjadi lebih komprehensif.

“Kita semua sama. Bukan berarti kami sudah lebih dari cukup ilmu pengetahuan yang kami dapat. Kehadiran kepolisian di Fakultas Hukum setidaknya memberikan harapan besar bagi civitas hukum untuk hadir di Fakultas Hukum,” ujarnya.

Irwan menambahkan, anggota kepolisian nantinya tidak hanya aktif dalam kegiatan perkuliahan, tetapi juga dapat terlibat dalam diskusi akademik yang membahas persoalan hukum yang terjadi di masyarakat.

“Selain aktif di perkuliahan, nantinya kita bisa sama-sama belajar membedah masalah-masalah hukum di lapangan agar penanganan hukum lebih baik,” tambahnya.

Ia berharap hubungan antara Fakultas Hukum dan kepolisian dapat terus diperkuat melalui ruang pendidikan dan diskusi hukum.

Kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas personel kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

“Sehingga polisi nantinya dilahirkan sebagai polisi yang betul-betul memberikan pelayanan hukum dan pengayoman di masyarakat dengan baik, sebaik-baiknya,” kata Irwan.

Ia juga memastikan kualitas tenaga pengajar menjadi salah satu aspek yang menjadi perhatian Fakultas Hukum dalam memberikan pendidikan kepada mahasiswa, termasuk bagi anggota kepolisian yang ingin melanjutkan pendidikan.

“Tidak ada yang perlu diragukan bergabung di Fakultas Hukum karena dosen pengajarnya adalah lulusan-lulusan dari universitas yang berkompeten,” tutupnya. (*)