GorontaloKabar Kampus

UNIPO Masuki Kepemimpinan Baru, Dr. Rusmulyadi Terpilih sebagai Rektor

×

UNIPO Masuki Kepemimpinan Baru, Dr. Rusmulyadi Terpilih sebagai Rektor

Sebarkan artikel ini
Nikmati Update  Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini

POHUWATO, BICARAA.COM — Dr. Rusmulyadi, SH., MH. terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato (UNIPO) untuk periode kepemimpinan 2027–2031. Proses pemilihan tersebut telah selesai dilaksanakan pada Selasa, (22/09/2026).

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNIPO, Dr. Irwan S.H., M.H., mengatakan seluruh rangkaian pemilihan telah berjalan hingga selesai dan menjadi bagian dari proses demokrasi di lingkungan Universitas Pohuwato.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian proses pemilihan Rektor Universitas Pohuwato sudah selesai. Apa yang kita laksanakan hari ini menjadi bukti bahwa proses demokrasi di lingkungan universitas berjalan. Tentunya, dalam setiap proses ada dinamika, tetapi yang terpenting semuanya dapat kita lalui bersama sampai pada tahap akhir,” ujar Irwan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja bersama dalam menyukseskan proses pemilihan tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras, saling membantu dan bahu-membahu dari awal sampai proses ini selesai. Ini bukan pekerjaan satu atau dua orang, tetapi pekerjaan bersama. Karena itu, saya memberikan apresiasi kepada seluruh teman-teman panitia yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi terlaksananya proses pemilihan ini,” katanya.

Irwan juga berharap Rektor terpilih dapat menjalankan kepercayaan yang diberikan dengan penuh tanggung jawab dan membawa UNIPO semakin berkembang.

Sementara itu, Dr. Rusmulyadi, SH., MH., menyampaikan bahwa terpilihnya dirinya sebagai rektor merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, karena ini adalah amanah. Saya melihat jabatan ini bukan sebagai sesuatu yang harus dibanggakan, tetapi sebagai tanggung jawab yang harus saya jalankan. Karena itu, saya memohon dukungan dari seluruh sivitas akademika Universitas Pohuwato untuk bersama-sama membangun universitas ini,” ujar Rusmulyadi.

Ia juga menyoroti sejumlah pekerjaan yang harus dibenahi, terutama berkaitan dengan jumlah mahasiswa UNIPO.

“Dulu, ketika saya menjadi koordinator sebelum Universitas Pohuwato berdiri, pendaftar bisa mencapai sekitar 700 orang. Sekarang hanya sekitar 100 orang. Ini menjadi tugas kita ke depan. Kita harus melihat apa yang menjadi persoalannya dan bagaimana kita bisa kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UNIPO,” jelasnya.

Selain jumlah mahasiswa, persoalan kesejahteraan dosen, termasuk gaji dosen, juga menjadi perhatian Rusmulyadi.

“Saya akan mewakafkan diri untuk membangun UNIPO. Tentu saya tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bersama-sama, termasuk memperhatikan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan seluruh unsur yang ada di universitas. Persoalan gaji dosen juga menjadi perhatian yang harus kita pikirkan dan benahi,” katanya.

Rusmulyadi mengajak seluruh sivitas akademika UNIPO untuk bersama-sama membangun universitas selama masa kepemimpinan 2026–2031.

“Ini bukan pekerjaan saya sendiri. Ini pekerjaan kita bersama. Saya berharap seluruh sivitas akademika bisa bersatu, saling mendukung dan memberikan kontribusi untuk kemajuan Universitas Pohuwato,” tuturnya.

Dengan selesainya proses pemilihan rektor, Universitas Pohuwato kini memasuki babak baru kepemimpinan periode 2026–2031. Sejumlah tantangan, mulai dari peningkatan jumlah mahasiswa, penguatan kualitas akademik hingga kesejahteraan dosen, menjadi pekerjaan yang akan dihadapi bersama. (*)