Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
GORONTALO, BICARAA.COM– Memperingati dua tahun masa jabatan DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024–2029, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T. Mopili mengajak seluruh anggota DPRD menjadikan momentum tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Idrus menyampaikan rasa syukur atas perjalanan amanah yang telah dijalankan selama dua tahun.
Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kembali berbagai tanggung jawab yang telah dilaksanakan DPRD, baik yang telah selesai, masih berjalan maupun yang membutuhkan penyelesaian lebih lanjut.
“Alhamdulillah, kita sudah sampai pada dua tahun masa jabatan. Ini tentu menjadi sesuatu yang patut kita syukuri karena selama perjalanan ini kita masih diberikan kesempatan untuk menjalankan amanah masyarakat,” ujar Idrus.
Namun, ia menegaskan, momentum dua tahun masa jabatan tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai perayaan.
Lebih dari itu, dua tahun perjalanan DPRD harus menjadi ruang untuk melakukan refleksi terhadap kinerja lembaga dan masing-masing anggota.
“Dua tahun ini bukan hanya untuk kita rayakan, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi apa yang sudah kita kerjakan, apa yang sedang kita kerjakan dan apa yang masih harus kita selesaikan,” katanya.
Idrus mengingatkan jabatan yang diemban para anggota DPRD merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Ia memandang setiap jabatan sebagai ketetapan Allah SWT yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Semua jabatan dan amanah ini adalah takdir yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, selama kita masih diberikan kesempatan untuk menjalankan amanah ini, mari kita gunakan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap hasil evaluasi selama dua tahun masa jabatan dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kinerja DPRD pada sisa masa jabatan hingga 2029.
“Harapan kita bersama, apa yang sudah kita lalui selama dua tahun ini bisa menjadi evaluasi agar kinerja ke depan semakin baik. Kalau ada kekurangan, mari kita perbaiki. Kalau ada yang sudah baik, mari kita tingkatkan,” jelasnya.
Selain mengevaluasi kinerja, Idrus juga mengajak seluruh anggota DPRD menjaga soliditas internal.
Perbedaan pandangan maupun kepentingan politik tidak boleh menjadi alasan untuk menghilangkan kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Ia mengakui, dinamika politik merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan DPRD.
Persaingan antarpartai maupun antarfraksi merupakan hal yang wajar, terutama ketika berhadapan dengan momentum Pemilu.
“Perbedaan itu biasa. Persaingan politik juga sesuatu yang wajar ketika Pemilu. Tetapi setelah proses politik selesai, kita kembali menjadi satu sebagai lembaga DPRD yang mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat,” ungkap Idrus.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota DPRD tidak membawa perbedaan politik ke dalam hubungan kerja yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas kelembagaan.
“Jangan sampai perbedaan kepentingan politik membuat kita kehilangan kebersamaan. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tujuan akhirnya harus tetap sama, yaitu bagaimana memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Idrus juga mengajak seluruh fraksi dan anggota DPRD berlomba-lomba memberikan pelayanan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan prinsip fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan.
“Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Tidak perlu saling menjatuhkan, tidak perlu membangun intrik yang justru merusak kebersamaan. Yang harus kita lakukan adalah bagaimana masing-masing memberikan kontribusi terbaik,” pesannya.
Ia menilai masih banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian DPRD. Salah satunya persoalan kekeringan dan kebutuhan air yang muncul akibat musim kemarau di sejumlah wilayah Gorontalo.
“Persoalan masyarakat seperti kekeringan, kebutuhan air dan berbagai kebutuhan lainnya harus menjadi perhatian kita bersama. Ini yang harus kita pikirkan dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang kita miliki,” kata Idrus.
Keberadaan DPRD tidak hanya diukur dari aktivitas politik maupun rapat-rapat kelembagaan, tetapi juga dari sejauh mana lembaga tersebut mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan kehadiran kita. Aspirasi mereka harus kita dengarkan, kita perjuangkan dan kita kawal sesuai dengan kemampuan dan kewenangan DPRD,” ujarnya.
Memasuki tahun ketiga masa jabatan, Idrus berharap seluruh anggota DPRD Provinsi Gorontalo semakin solid dalam menjalankan tugas.
Ia meminta agar sisa masa jabatan tidak dihabiskan dengan persoalan internal yang tidak produktif.
“Kita masih punya waktu untuk menyelesaikan amanah ini. Mari kita jaga kebersamaan, kita perkuat soliditas dan kita fokus bekerja untuk masyarakat sampai akhir masa jabatan,” tandas Idrus.
Ia kembali mengingatkan seluruh anggota DPRD bahwa jabatan memiliki batas waktu, sementara tanggung jawab kepada masyarakat harus dijalankan selama amanah tersebut masih diberikan.
“Pada akhirnya, jabatan ini akan selesai. Yang kita harapkan adalah ketika masa jabatan berakhir nanti, kita bisa mengatakan bahwa kita sudah berusaha menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tutupnya. (*)










