Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
GORONTALO, BICARAA.COM — Persatuan Istri Anggota Dewan (PIAD) Provinsi Gorontalo mendorong penguatan ketahanan keluarga sebagai langkah menciptakan keluarga yang harmonis, aman, serta bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Advokasi Ketahanan Keluarga bertema “Melalui Pola Asuh Ramah Anak dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis, Aman dan Bebas Kekerasan” di Tapada’a Beach, Kabupaten Boalemo, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu diikuti 100 peserta dari berbagai unsur. Peserta terdiri dari PIAD Kabupaten Boalemo, Tim Penggerak/Pengurus PKK Kabupaten Boalemo, Gabungan Organisasi Wanita, pendidik, guru, KUA, organisasi dan tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan perlindungan perempuan dan anak.
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Ketua PIAD Provinsi Gorontalo, Dewi Ridwan Monoarfa Arbie. Dalam kesempatan itu, Dewi menyampaikan ketahanan keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan maupun anak.
“Penguatan ketahanan keluarga harus dimulai dari bagaimana kita membangun pola asuh yang ramah anak. Anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, komunikasi yang baik, serta lingkungan yang memberikan rasa aman dan terlindungi,” ujar Dewi.
Ia mengatakan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keluarga, organisasi perempuan, pendidik, tokoh masyarakat hingga pemangku kepentingan memiliki peran dalam membangun lingkungan yang aman bagi anak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pemahaman dan komitmen bersama bahwa keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam mencegah kekerasan,” jelasnya.
Dewi berharap materi yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan diteruskan kepada lingkungan masing-masing. Dengan demikian, penguatan ketahanan keluarga tidak berhenti pada kegiatan advokasi, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Ini bukan hanya tentang bagaimana kita melindungi anak, tetapi juga bagaimana kita membangun keluarga yang mampu menjadi tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan kasih sayang, pendidikan, perlindungan dan rasa aman,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan perempuan dan anak, organisasi perempuan serta psikologi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo menyampaikan materi mengenai kebijakan perlindungan perempuan dan anak serta penguatan ketahanan keluarga melalui pola asuh ramah anak.
Ketua GOW Kabupaten Boalemo membawakan materi mengenai peran strategis organisasi perempuan dalam penguatan ketahanan keluarga dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Sementara narasumber dari kalangan psikolog memberikan materi tentang penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Melalui kegiatan tersebut, PIAD Provinsi Gorontalo mendorong kolaborasi keluarga dan masyarakat untuk menciptakan ruang tumbuh yang aman bagi anak serta memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Gorontalo. (*)










