Gorontalo

Indriani: Pertemuan NasDem–Rusli Habibie Murni Bahas Pembangunan, Bukan Manuver Politik

×

Indriani: Pertemuan NasDem–Rusli Habibie Murni Bahas Pembangunan, Bukan Manuver Politik

Sebarkan artikel ini

Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini


GORONTALO, BICARAA.COM – Klarifikasi disampaikan terkait kehadiran Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Gorontalo, Indriyani Dunda, dalam sebuah agenda yang belakangan disalahartikan sebagai pertemuan politik.

Ia menegaskan kehadirannya bukan dalam rangka pertemuan khusus, melainkan memenuhi undangan resmi dari Rusli Habibie anggota Komisi XII DPR RI yang ditujukan kepada seluruh Ketua Fraksi partai di Gorontalo.

Narasi yang berkembang terkait dugaan adanya manuver politik di balik momen tersebut dinilai tidak berdasar dan cenderung spekulatif.

Pembicaraan yang berlangsung murni berkaitan dengan isu pembangunan, khususnya proyek strategis Bendungan Bilango Ulu yang berada di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango.

“Pertemuan itu murni membahas pembangunan, khususnya terkait Bendungan Bilango Ulu. Tidak ada pembicaraan politik atau arah dukungan tertentu seperti yang berkembang di luar,” tegas Indriyani.

Ditambah lagi sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, keterlibatan Indriyani dalam undangan diskusi merupakan hal yang wajar.

Ia menilai, justru komunikasi seperti ini penting untuk mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Lebih lanjut, Indriyani jugamenjelaskani pembicaraan yang berlangsung tidak lebih dari koordinasi terkait isu teknis pembangunan.

Tidak ada agenda tersembunyi maupun pembahasan mengenai konfigurasi politik daerah sebagaimana yang dispekulasikan.

“Kalau bicara pembangunan, tentu kita harus membuka ruang komunikasi dengan siapa saja. Itu bagian dari tugas kami sebagai wakil rakyat,” tambahnya.

Ia juga menekankan proyek Bendungan Bilango Ulu bukanlah isu baru yang tiba-tiba muncul dalam pembahasan tersebut.

Proyek ini telah lama menjadi perhatian serius dan terus diperjuangkan oleh jajaran Partai NasDem, termasuk oleh Ketua DPW NasDem Gorontalo sekaligus anggota DPR RI, Rachmat Gobel.

Menurut Indriyani, konsistensi perjuangan NasDem dalam mengawal proyek tersebut menjadi bukti bahwa agenda yang dihadiri berorientasi pada kepentingan publik, bukan kepentingan politik jangka pendek.

“Pak Rachmat Gobel sejak awal terus mengawal dan memperjuangkan Bendungan Bilango Ulu. Jadi sangat tidak tepat jika ini dikaitkan dengan manuver politik. Ini soal keberlanjutan pembangunan,” jelasnya.

Indriyani pun mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa dasar yang kuat.

Ia menilai, narasi yang dibangun tanpa konfirmasi dapat menyesatkan dan mengaburkan fokus utama, yakni pembangunan daerah.

“Jangan semua hal ditarik ke ranah politik. Kita harus objektif melihat mana yang benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dengan demikian, agenda tersebut seharusnya dipahami sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas pihak dalam mendorong percepatan pembangunan di Gorontalo.

Alih-alih menjadi sinyal perubahan arah politik, kehadiran dalam undangan itu justru mencerminkan komitmen untuk memastikan program strategis tetap berjalan sesuai harapan masyarakat.

Bantahan ini sekaligus menegaskan tidak ada agenda tersembunyi di balik kegiatan tersebut.

Fokus utama tetap pada pembangunan, khususnya proyek Bendungan Bilango Ulu yang menjadi salah satu harapan besar masyarakat di wilayah tersebut.(*)