Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM – Universitas Pohuwato resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, Selasa, 12 Mei 2025.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Kemenkumham Gorontalo sebagai bentuk penguatan sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama itu dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Universitas Pohuwato bersama pihak Kemenkumham Gorontalo.
Penandatanganan MoU menjadi langkah strategis dalam memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah, khususnya dalam penguatan wawasan hukum dan pelayanan publik bagi mahasiswa.
Rektor Universitas Pohuwato, Dr. Hj. Gretty S. Saleh, S.Ip., M.Si.. mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membangun jaringan kelembagaan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.
Gretty menyampaikan, Universitas Pohuwato terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang akademik, tetapi juga terhubung langsung dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
“Kami sangat mengapresiasi terjalinnya kerja sama ini bersama Kemenkumham Gorontalo. Ini bukan hanya sekadar penandatanganan dokumen, tetapi menjadi awal dari sinergi yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas mahasiswa, dan penguatan pemahaman hukum di lingkungan kampus,” ujar Gretty.
Ia menjelaskan, mahasiswa membutuhkan pengalaman lapangan dan akses pengetahuan yang lebih luas agar mampu bersaing dan memahami berbagai persoalan sosial maupun hukum yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurut Gretty, keberadaan Kemenkumham sebagai mitra strategis akan membantu kampus dalam menghadirkan berbagai program edukatif yang dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa maupun dosen.
“Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan konkret seperti seminar hukum, kuliah umum, penelitian bersama, program magang mahasiswa, hingga pendampingan terkait hak kekayaan intelektual. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pemahaman langsung tentang praktik dan pelayanan hukum,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Universitas Pohuwato terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan agar mampu menjadi generasi yang berintegritas, kompeten, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk terus diperkuat,” tambahnya.
Pihak Kemenkumham Gorontalo turut menyambut baik kerja sama tersebut. Mereka menilai sinergi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan literasi hukum di kalangan mahasiswa dan masyarakat.
Universitas Pohuwato sendiri terus aktif membangun kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah maupun sektor lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan dan memperluas peluang pengembangan mahasiswa di berbagai bidang. (*)










