Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM– Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Gorontalo akan menggelar pesta rakyat yang dirangkaikan dengan berbagai perlombaan tradisional di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 24 Maret 2026 hingga Jumat, 27 Maret 2026.
Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya KORMI dalam melestarikan olahraga tradisional sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat pesisir, khususnya di kawasan Torosiaje yang dikenal sebagai desa unik di atas laut.
Berbagai jenis lomba menarik telah disiapkan panitia untuk memeriahkan kegiatan ini. Di antaranya lomba tarik tambang di atas perahu, lomba perahu beregu, lomba dayung perorangan, lomba ketahanan menyelam, lomba renang, hingga lomba dayung di atas gabus tingkat anak-anak.
Selain itu, akan digelar pula pencak silat atau kontau, lomba titian bambu, serta lomba motor katinting yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat setempat.
Ketua KORMI Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto menyampaikan kegiatan yang akan digelar bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya lokal. Ia menegaskan olahraga tradisional harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Pesta rakyat ini adalah momentum untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat pesisir. Kita ingin generasi muda mengenal dan mencintai olahraga tradisional,” ujar Mikson dalam keterangannya.
Ia juga menambahkan Torosiaje dipilih sebagai lokasi karena memiliki karakter budaya yang kuat dan unik. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat luas sekaligus menjadi potensi wisata daerah.
“Kami melihat Torosiaje sebagai ikon budaya yang luar biasa. Dengan kegiatan ini, kami ingin mengangkat potensi desa agar lebih dikenal, tidak hanya di Gorontalo tetapi juga secara nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mikson mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan aman.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan meramaikan acara tersebut.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan terlibat langsung. Ini pesta rakyat, jadi semua harus merasakan kegembiraannya,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Dengan begitu, olahraga tradisional bisa terus berkembang dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
“Kalau kegiatan seperti ini rutin dilakukan, saya yakin olahraga tradisional akan kembali menjadi kebanggaan masyarakat kita,” tutup Mikson.
Sementara itu, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi menyambut rencana kegiatan pesta rakyat. Salah satu warga Torosiaje, Jackson Sombah mengaku sangat senang menunggu adanya pesta rakyat tersebut.
“Kami sangat antusias. Sudah lama tidak ada kegiatan sebesar ini di desa kami. Apalagi lombanya banyak yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat laut,” ujarnya.
Jackson juga menyebut kegiatan pesta rakyat akan menjadi hiburan sekaligus ajang silaturahmi bagi warga. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjaga suasana tetap kondusif selama acara berlangsung.
Dengan beragam perlombaan unik dan nuansa budaya yang kental, pesta rakyat KORMI Gorontalo di Torosiaje dipastikan akan menjadi momen yang meriah dan penuh kebersamaan. (*)










