Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM– Universitas Pohuwato mengeluarkan kebijakan baru di tahun 2026 terkait sistem pembayaran SPP mahasiswa.
Melalui kebijakan tersebut, seluruh mahasiswa dari berbagai jenjang semester kini diberikan kemudahan untuk membayar SPP secara cicilan setiap bulan.
Kebijakan ini berlaku untuk semua kalangan mahasiswa tanpa pengecualian.
Sistem cicilan ditetapkan dengan batas waktu pembayaran mulai tanggal 1 hingga 15 setiap bulan, dengan nominal minimal pembayaran sebesar Rp300 ribu.
Rektor Universitas Pohuwato, Dr. Hj. Gretty S. Saleh, S.Ip., M.Si., menyampaikan kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap kondisi ekonomi mahasiswa dan orang tua.
“Kami memahami bahwa tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan membayar SPP secara langsung dalam jumlah besar. Karena itu, kami menghadirkan sistem cicilan untuk meringankan beban tersebut,” ujar Gretty.
Ia menjelaskan, kebijakan ini juga bertujuan untuk memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah finansial.
“Dengan sistem ini, mahasiswa tidak lagi terbebani pembayaran sekaligus. Mereka bisa menyesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing setiap bulan,” jelasnya.
Menurutnya, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di Universitas Pohuwato.
Kemudahan pembayaran dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pilihan perguruan tinggi.
“Kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat. Jangan sampai niat kuliah terhambat hanya karena persoalan biaya,” tambahnya.
Selain kebijakan cicilan, Universitas Pohuwato juga memberikan insentif berupa potongan SPP bagi mahasiswa yang berkontribusi dalam penerimaan mahasiswa baru.
“Bagi mahasiswa yang berhasil membawa satu orang calon mahasiswa baru hingga tahap registrasi, kami memberikan potongan SPP sebesar Rp250 ribu,” ungkap Gretty.
Tak hanya itu, kampus juga memberikan potongan khusus bagi pendaftar awal sebagai bentuk apresiasi.
“Kami juga memberikan potongan sebesar Rp500 ribu bagi 100 pendaftar pertama. Ini sebagai bentuk penghargaan bagi mereka yang lebih awal bergabung bersama Universitas Pohuwato,” katanya.
Gretty menegaskan kebijakan ini sekaligus menjadi solusi untuk mencegah mahasiswa berhenti studi akibat keterlambatan atau ketidakmampuan membayar SPP.
“Selama ini, ada kasus mahasiswa tidak bisa melanjutkan karena belum melunasi SPP menjelang ujian akhir semester. Dengan sistem cicilan, hal seperti itu tidak lagi terjadi,” tegasnya.
Ia memastikan, pihak kampus akan terus mengawasi implementasi kebijakan ini agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Kami akan terus mengevaluasi pelaksanaannya, memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gretty berharap seluruh kebijakan ini dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif serta mendorong peningkatan jumlah mahasiswa di Universitas Pohuwato.
“Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang lebih ramah, terjangkau, dan memberi peluang lebih besar bagi masyarakat,” tutupnya. (*)










