BICARAA.COM, POHUWATO– Rolin Amana (15), yang akrab dipanggil Alan, selamat dari insiden hanyut di Bendungan Randangan yang berada di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Dalam ceritanya, Alan menyampaikan detik-detik ketika dirinya dan Wiranto (21) tenggelam bersama di bendungan tersebut.
Alan mengungkapkan bahwa saat melihat Wiranto tenggelam, dirinya langsung meloncat dari atas bendungan untuk menyelamatkan temannya.
Namun, derasnya arus air menyebabkan Alan juga ikut tenggelam hingga ke dasar sungai.
Di dasar bendungan, Alan bertemu dengan Wiranto. Alan berusaha mendekap dan membawa Wiranto ke permukaan, namun gagal karena derasnya arus.
“Ketika saya melihat Wiranto tenggelam, saya langsung meloncat dari atas bendungan untuk menolongnya. Di dasar sungai, saya berusaha mendekap Wiranto dan membawanya ke atas, tapi tidak bisa karena arus yang sangat deras,” kata Alan.
Wiranto yang melihat kondisi Alan yang kritis, akhirnya memutuskan untuk menyelamatkan Alan terlebih dahulu.
“Wiranto berkata kepada saya, ‘Saya dulu Alan,’ lalu dia menendang saya ke atas permukaan air,” cerita Alan.
Sesaat setelah dilepas oleh Wiranto, Alan terbawa arus ke permukaan dan pingsan.
Beruntung, warga yang melihat kejadian tersebut segera membantu dan membawa Alan ke puskesmas terdekat.
Sebelum insiden terjadi, Alan sebenarnya sudah melarang Wiranto untuk terjun ke dalam bendungan.
“Saya sudah melarang Wiranto untuk terjun, tapi dia tetap ingin mencoba berenang di bendungan dengan berkata, ‘Saya mo coba dulu’,” ungkap Alan.
Kakak Ipar Wiranto, Karmila Polontolo (22) menyampaikan bahwa, sebelum kejadian, Wiranto sering bercerita tentang almarhum ayahnya dan sering memposting status di WhatsApp tentang ayahnya.
“Dia kangen akan almarhum ayahnya. Dan ibunya, akhir-akhir ini sering bermimpi tentang Wiranto, seperti ada tanda-tanda bahwa dia akan pergi,” kata Karmila
Saat ini, lanjut Karmila, Ibu Wiranto tidak lagi mau makan semenjak hanyutnya Wiranto.
“Mama mantu saya itu setiap jam pasti balik ke bendungan untuk mencari keberadaan Wiranto yang hanyut, dirinya berharap bisa membuahkan hasil dengan datang langsung di bendungan,” tuturnya.
Hingga malam hari ini, pencarian terhadap Wiranto masih terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas Pohuwato, TNI/Polri, Salpol PP, BPBD Pohuwato serta Pemerintah Desa dan Kecamatan setempat. (*)






