Gorontalo

NasDem Gorontalo Luncurkan Dana Abadi Rakyat Berbasis Wakaf Produktif Berkelanjutan

×

NasDem Gorontalo Luncurkan Dana Abadi Rakyat Berbasis Wakaf Produktif Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Ridwan Monoarfa, Sekretaris DPW Partai NasDem Gorontalo, Melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB), Gambar: (Istimewa)

Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini


GRidwwORONTALO, BICARAA.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Gorontalo resmi meluncurkan program “Dana Abadi Rakyat Gorontalo” sebagai terobosan baru dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) yang berlangsung di Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada 12 April 2026.

Peluncuran program ini menjadi langkah strategis NasDem Gorontalo dalam menghadirkan model ekonomi berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan manfaat lintas generasi.

Dana Abadi Rakyat dirancang untuk menopang sektor-sektor vital di Gorontalo, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan kelautan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen partai dalam menghidupkan kembali nilai-nilai “Serambi Madinah” dalam sistem ekonomi daerah.

Menurutnya, konsep tersebut tidak boleh hanya menjadi simbol budaya, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan dan program yang berpihak pada rakyat.

“Kita ingin Serambi Madinah bukan sekadar sebutan romantisme budaya, tetapi hadir dalam bentuk sistem ekonomi yang berkeadilan. Melalui Dana Abadi yang dikelola lewat wakaf produktif, kita membangun kemandirian ekonomi agar masyarakat tidak melulu bergantung pada APBD atau utang,” ujar Ridwan.

Ia menjelaskan Dana Abadi Rakyat berbeda dari bantuan sosial konvensional. Program ini mengadopsi prinsip wakaf produktif, di mana dana pokok tetap dijaga keutuhannya, sementara hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat secara berkelanjutan.

Skema ini dinilai mampu menciptakan sumber pembiayaan alternatif yang stabil dan berjangka panjang.

“Ini adalah bentuk ‘politik pembangunan’. NasDem ingin menunjukkan bahwa partai politik tidak hanya hadir saat pemilu untuk memanen suara, tetapi juga menanam manfaat nyata melalui institusi sosial-ekonomi. Sasaran utama program ini adalah petani, nelayan, dan pelaku UMKM,” tambahnya.

Program Dana Abadi Rakyat juga disebut terinspirasi dari gagasan tokoh nasional asal Gorontalo, Rachmat Gobel, yang selama ini dikenal konsisten mendorong pembangunan berbasis potensi lokal dan kemandirian masyarakat.

Semangat tersebut menjadi landasan dalam merancang sistem pengelolaan dana yang profesional dan berorientasi pada keberlanjutan.

Ke depan, pengelolaan dana akan dilakukan dengan standar tata kelola modern, termasuk audit berkala serta pemanfaatan sistem digital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan program.

Dengan hadirnya Dana Abadi Rakyat, Gorontalo diharapkan dapat menjadi pelopor ekonomi sosial berbasis wakaf di kawasan timur Indonesia.

Inisiatif ini juga menjadi bukti bahwa solidaritas masyarakat yang terorganisasi dengan baik dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan.

DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo sendiri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan politik berbasis gagasan dan solusi nyata.

Melalui program ini, NasDem ingin memperkuat perannya sebagai motor perubahan yang tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (*)