Undang-Undang & Parlemen

Jokowi Mulai Beraksi, Minta Jatah Kursi Menteri Kepada Prabowo-Gibran, Begini Ulasannya

×

Jokowi Mulai Beraksi, Minta Jatah Kursi Menteri Kepada Prabowo-Gibran, Begini Ulasannya

Sebarkan artikel ini
Kreative Poster (Sumber Gambar: Redaksi Bicaraa.com)

BICARAA.COM-Mulai menunjukan kekuatan politiknya, Jokowi kabarnya meminta sejumlah jatah menteri kepada Prabowo-Gibran usai dilantik pada Minggu, 20 Oktober 2024.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Stefanus Pramono, Jurnalis Tempo dalam sebuah acara, Bocor Arus Politik melalui akun Youtube Tempodotco.

“Dengar dari orang-orang terpercaya, Jokowi meminta Jatah Kursi Menteri,” ujarnya

Bahkan, dikabarkan, Jokowi meminta lima jatah kursi menteri kepada Prabowo-Gibran yang nantinya akan diberikan kepada loyalis setia Jokowi Dodo.

Diantaranya ada Bahlil Lahadalia yang rencananya mengisi kursi menteri ESDM. Ada Pratikno, serta Listyo Sigit Prabowo yang nantinya di kabarkan akan mendapat jatah Kapolri.

Atas dugaan sikap jokowi itu, ditanggapi langsung oleh Pengamat Politik Kampus Esa Unggul Marfud Ali. Diterangkannya, Jokowi tidak lagi memiliki urusan dengan pemerintahan baru.

“Iya, pemerintahan baru adalah wewenangnya Prabowo-Gibran. Mau di pilih siapapun itu urusan mereka,” pungkasnya.

Bahkan, minta-meminta jatah menteri kepada Presiden terpilih Prabowo-Gibran nantinya bukanalah hal yang baik bagi pejabat negara.

“Perangkat Negara termasuk Presiden, saat ini tugasnya bagaimana memberikan amanah yang berkelanjutan kepada pemimpin berikutnya agar bisa lebih baik dari dia,” paparnya.

Apalagi di suhu politik yang masih memanas saat ini, kepentingan politik apapun dari setiap perangkat negara yang masih menjabat bisa menimbulkan pandangan yang salah dari masyarakat.

“Fokus bangun SDM dan SDA dulu. Setelah itu kita fokus untuk kepentingan pribadi, apalagi telah purna tugas, tujuannya memberikan kesan yang baik kepada masyarakat,” tutupnya. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan