Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
GORONTALO, BICARAA.COM– Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menyambut positif rencana investasi industri garam yang akan masuk ke Kabupaten Pohuwato.
Menurutnya, kehadiran investor asing, dalam hal ini Jiangsu Hanpu Machinery Technology Co. Ltd., dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pembangunan daerah, asalkan investasi tersebut dilakukan dengan transparan dan memperhatikan kepentingan masyarakat serta lingkungan.
“Kami mendukung penuh investasi ini selama memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan lingkungan maupun kepentingan lokal,” ujar Mikson.
Ia menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat sebagai salah satu manfaat yang harus diutamakan.
Mikson juga meminta pemerintah daerah untuk memberikan pengawasan ketat terhadap proses investasi, termasuk dalam hal perizinan dan dampak lingkungan.
“Pemerintah harus memastikan segala aspek perizinan dan dampak lingkungannya dikaji dengan baik, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambahnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam proyek ini. Mikson berharap tenaga kerja dari Pohuwato mendapatkan prioritas dalam rekrutmen di industri garam yang akan dibangun.
“Kita ingin investasi ini tidak hanya membawa modal, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Jangan sampai tenaga kerja lokal justru tersisih,” tegasnya.
Sebagai bagian dari Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo yang membidangi investasi, Mikson berkomitmen untuk terus mengawal proses investasi ini agar tetap berpihak kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk bersinergi memastikan kelancaran investasi ini.
“Kami akan terus mengawasi dan mendampingi agar investasi ini benar-benar memberi manfaat dan tidak sekadar janji semata,” katanya.
Dengan adanya rencana investasi ini, Pohuwato berpeluang menjadi salah satu pusat produksi garam di Indonesia, sekaligus mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan garam nasional.
Mikson berharap investasi ini tidak hanya mendatangkan keuntungan bagi investor, tetapi juga memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi Pohuwato dan Gorontalo secara keseluruhan.
“Masyarakat juga harus ikut berperan aktif dalam mengawal investasi ini agar berjalan sesuai kepentingan daerah,” tutupnya. (*)