GorontaloHeadlines

Warga Pagimana Dikeroyok Tujuh Debt Collector di Gorontalo, Korban Lapor Polisi

×

Warga Pagimana Dikeroyok Tujuh Debt Collector di Gorontalo, Korban Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Andi indalan Warga Yang Mendapat Pengeroyokan Oleh Debt Collector, Foto: bicaraa.com

Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini

GORONTALO, BICARAA.COM– Seorang warga asal Kecamatan Pagimana, Sulawesi Tengah, bernama Andi Indalan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok debt collector (DC) dari perusahaan pembiayaan di Kota Gorontalo.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (25/3/2025) di Jalan Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo.

Kepada bicaraa.com Andi menjelaskan, kejadian bermula ketika dirinya bersama iparnya tengah dalam perjalanan pulang usai berbelanja kebutuhan rumah tangga.

Namun, di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh sejumlah orang yang mengendarai sepeda motor.

“Saya tiba-tiba dipaksa berhenti dan diminta ikut ke kantor salah satu perusahaan finance di Kota Gorontalo. Mereka bilang ada tunggakan kendaraan yang harus saya lunasi,” ujarnya.

Andi mengaku heran dengan permintaan tersebut, sebab ia telah melunasi cicilan kendaraannya selama 36 bulan dan bahkan telah mengambil Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sebagai bukti kepemilikan sah.

“Saya sudah menyelesaikan semua cicilan dan sudah pegang BPKB. Jadi saya tidak mengerti kenapa mereka masih mengejar saya seperti ini,” tegasnya.

Ketika hendak mengambil BPKB dari dalam jok motornya, salah satu debt collector tiba-tiba merampas kunci motor Andi secara paksa.

Hal ini memicu perdebatan yang semakin memanas hingga berujung pada pengeroyokan.

“Mereka tidak hanya berdebat, tapi juga mulai melakukan kekerasan. Saya dipukul dengan kayu dan batu di depan kantor mereka,” ungkap Andi.

Akibat kejadian ini, Andi mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya dan segera melaporkan insiden tersebut ke Polresta Gorontalo Kota pada Selasa pagi.

Ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengambil tindakan terhadap para pelaku.

“Saya hanya ingin keadilan. Saya sudah melunasi motor ini dengan susah payah, dan sekarang malah jadi korban kekerasan,” katanya dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan,  Pihak Finance sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden pengeroyokan yang menimpat Andi. (*)

Share:   

Baca Berita Kami Lainnya di: 
Putih-Biru-Modern-Simpel-Selamat-Hari-Dokter-Nasional-Instagram-Post-3