BICARAA.COM, GORONTALO – Viral di media sosial (medsos) aksi lucu seorang kakek kreator konten bernama Bapu Coki menyampaikan dalam unggahan video turis terjatuh di lubang jalan trotoar Kota Gorontalo.Aksi lucu kakek tak henti-hentinya menghibur pengguna yang lain.
Atraksi konyol hingga gaya yang jenaka membuat banyak orang penasaran untuk menonton. Mulai dari memperlihatkan bule dikerumuni warga hingga memperlihatkan jalan trotoar berlubang.
Diketahui turis asal Belanda bernama Mr.Stam (65),
Dia mengalami luka robek di kaki setelah terperosok ke dalam lubang. Akibat kejadian tersebut turis Belanda luka robek di kaki 3 jahitan.
Insiden itu terjadi di Jalan Nani Wartabone, Limba U, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo pada Jumat (9/8) sekitar pukul 15.30 Wita.
Kronologisnya turis belanda jatuh di lubang di trotoar kaki kiri jadi tumpuan itu sela-sela lubang tajam sekali kemudian kaki luka robek.
Atas kejadian itu pihaknya membawa turis Belanda ke Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) Kodim 1304/Gorontalo. Bapu menyebut turis Belanda luka robek kaki kiri 3 jahitan.
Dia menambahkan kedatangan turis Belanda di Gorontalo hanya jalan-jalan dan bernostalgia. Kota Gorontalo banyak peninggalan Belanda.
“Mereka itu datang di Gorontalo katanya hanya jalan-jalan sekaligus bernostalgia kan disana banyak peninggalan Belanda di Kota Gorontalo,” tutupnya.
Dalam video beredar, terlihat seorang turis duduk di kerumuni warga sekitar. Tampak Turis itu mengenakan jaket hijau dan celana hitam.
“Ini gays, you perdon, you perdon heer, goverment-goverment blukidis, sana bule jatuh di dalam selokan. Sana dorang (mereka) ada luka-luka bule dari mana ‘We’re You Are From’ Belanda,” kata pria dalam video tersebut.
Tak hanya itu, dalam video lain beredar tampak pria tersebut berjalan kaki memperlihatkan jalan trotoar berlubang.
“Gays ini ada jatuh disini ini bule itu dorang (mereka) tahu trotoar itu tempat jalan kaki bukan tempat lubang-lubang begini. Ada banyak ini lubang disini trotoar apa ini jalan begini ini,” tutur pria dalam video itu.
“Kalau tidak ba beken (membuat) jangan ba beken (membuat) menghamburkan uang uang pemerintah baru ngoni (kalian) taruh dimana itu uang,” tambahnya. (*)






