Gorontalo

Rachmat Gobel: Gorontalo Siap Sambut Peserta PENAS dengan Wajah Baru

×

Rachmat Gobel: Gorontalo Siap Sambut Peserta PENAS dengan Wajah Baru

Sebarkan artikel ini

Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini


GORONTALO, BICARAA.COM – Persiapan menjelang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 terus dimaksimalkan.

Sejumlah langkah strategis dilakukan guna memastikan Gorontalo tampil sebagai tuan rumah yang siap, representatif, dan berdaya saing.

Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, turun langsung meninjau sejumlah lokasi strategis di Gorontalo, termasuk kawasan Danau Perintis dan Pentadio Resort.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan infrastruktur sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah menjelang kedatangan puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam peninjauan itu, Rachmat Gobel menegaskan bahwa PENAS bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk menunjukkan wajah baru Gorontalo kepada publik nasional.

Ia menilai kesiapan daerah harus mencerminkan identitas, potensi, serta keseriusan dalam membangun sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

“Ini bukan sekadar persiapan acara, tetapi bagaimana kita menunjukkan wajah terbaik Gorontalo. Semua yang kita lakukan ini demi daerah, demi kemajuan, dan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rachmat Gobel.

Salah satu fokus utama pembenahan berada di kawasan Pentadio Resort. Sejumlah fasilitas akan ditingkatkan, mulai dari penataan kawasan, pembangunan jalur pejalan kaki, hingga penyediaan jogging track yang dapat menunjang kenyamanan pengunjung.

Selain Pentadio, kawasan Danau Perintis juga menjadi perhatian. Rencana penambahan air mancur dan elemen estetika lainnya tengah disiapkan untuk mempercantik kawasan tersebut.

Upaya ini dilakukan agar Danau Perintis tidak hanya berfungsi sebagai destinasi alam, tetapi juga sebagai ruang publik yang menarik dan representatif.

Tidak hanya itu, inovasi juga dihadirkan melalui pembangunan spot wisata baru berupa ikon “kucing besar” yang dirancang unik dan interaktif.

Kehadiran spot tersebut diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung sekaligus menjadi daya tarik visual yang ikonik bagi Gorontalo.

“Spot-spot kreatif seperti ini penting. Kita harus menghadirkan sesuatu yang berbeda agar pengunjung datang, menikmati, dan memiliki keinginan untuk kembali,” tambahnya.

Rachmat Gobel juga menyinggung potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari pengelolaan kawasan wisata secara optimal.

Ia mengingatkan Pentadio Resort pernah memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah, dan potensi tersebut masih dapat ditingkatkan melalui pembenahan dan inovasi berkelanjutan.

“Kita ingin menghidupkan kembali kejayaan Pentadio. Jika dulu mampu menyumbang miliaran rupiah, ke depan harus bisa lebih. Kuncinya ada pada pembenahan yang serius, kreativitas, dan kerja bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan seluruh pembenahan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan PENAS, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi pengembangan pariwisata Gorontalo.

Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat citra daerah sebagai destinasi yang layak dikunjungi secara berkelanjutan.

PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo, dengan estimasi kehadiran mencapai 30.000 peserta.

Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi petani dan nelayan untuk bertukar pengetahuan, memperluas jaringan, serta mendorong penguatan sektor pertanian dan perikanan nasional.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Gorontalo diharapkan tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Wajah baru yang ditampilkan melalui pembenahan infrastruktur dan destinasi wisata menjadi simbol kesiapan daerah dalam menyongsong masa depan yang lebih maju dan kompetitif. (*)