Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
BICARAA.COM- Ketua DPW Partai NasDem Gorontalo Rachmat Gobel bersama Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif membahas peluang kerja sama antardaerah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahim di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Februari 2026.
Gobel menilai sinergi antarwilayah di Sulawesi penting diperkuat di tengah ancaman krisis pangan global, perubahan iklim, serta ketegangan geopolitik dunia.
Ia menyebut Sulawesi Selatan memiliki surplus beras dan telur ayam yang berpotensi dipasok ke Gorontalo.
Sebaliknya, Gorontalo memiliki kelebihan produksi jagung dan gula aren yang dapat dikirim ke Kabupaten Sidrap.
“Dunia sedang dihadapkan pada masalah pangan. Karena itu kedua daerah harus bersinergi untuk saling memajukan,” ujar anggota DPR RI tersebut, Kamis, 5 Februari 2026.
Syaharuddin Alrif diketahui menjabat Bupati Sidrap dan baru diangkat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, ia merupakan sekretaris DPW NasDem Sulawesi Selatan sekaligus anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam pertemuan itu, Gobel menekankan pentingnya praktik politik yang berorientasi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengusung gagasan politik pembangunan dan politik kesejahteraan sebagai arah perjuangannya.
Menurut dia, situasi ekonomi global yang menekan serta keterbatasan anggaran pemerintah membuat masyarakat menghadapi kondisi hidup yang semakin berat, sementara lapangan kerja masih terbatas dan tingkat pengangguran tetap tinggi.
Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antara wilayah barat dan timur Indonesia.
Kawasan timur, termasuk Sulawesi, dinilai masih tertinggal sehingga membutuhkan penguatan kerja sama antardaerah di dalam kawasan tersebut.
“Kerja sama Timur–Timur dalam konteks Indonesia harus dikuatkan. Siapa yang menolong diri kita selain diri sendiri. Gorontalo dan Sulawesi Selatan siap bersinergi dan berkolaborasi untuk memajukan kampung halaman,” katanya.
Gobel mengaku selama lima tahun terakhir memberi perhatian besar pada sektor pangan, pertanian, kelautan, perkebunan, serta pengembangan UMKM.
Karena itu, ia mengajak Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan guna mendorong kemajuan bersama.
Sebelumnya, Gobel juga telah menginisiasi kerja sama lintas daerah antara Gorontalo dengan Kota Sukabumi di bidang pertanian kedelai dan industri tempe.
Dalam skema tersebut, Gorontalo memasok bahan baku kedelai, sementara Sukabumi menampung dan mengolahnya menjadi produk tempe.
Ia berharap pola kolaborasi serupa dapat dikembangkan antara Gorontalo dan Sidrap melalui kajian potensi komoditas yang saling melengkapi.
“Mari kita lihat apa yang bisa dikerjasamakan untuk kepentingan masyarakat kedua daerah,” ujar Gobel. (*)










