Kabar Kampus

Prestasi Membanggakan Delapan Dosen UNIPO Lolos Pendanaan Nasional Tahun 2026

×

Prestasi Membanggakan Delapan Dosen UNIPO Lolos Pendanaan Nasional Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Daftar Delapan 8 Dosen UNIPO Lolos Seleksi Penelitian Nasional, Gambar: (Istimewa)

Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini


POHUWATO, BICARAA.COM – Sejumlah dosen Universitas Pohuwato kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil lolos sebagai penerima pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kualitas akademik serta daya saing dosen Universitas Pohuwato di tingkat nasional. Program pendanaan tersebut dikenal memiliki proses seleksi yang ketat, sehingga hanya proposal terbaik yang dapat memperoleh dukungan pembiayaan.

Tahun ini, terdapat 17 dosen Universitas Pohuwato yang mengajukan proposal untuk mengikuti program tersebut. Namun, setelah melalui tahapan seleksi yang kompetitif di tingkat nasional, hanya 8 dosen yang berhasil lolos dan mendapatkan pendanaan.

Adapun dosen penerima pendanaan tahun ini meliputi Bahrin, S.Kom., M.T, Bulan Suci R., M.Si, Muhammad Wahyuddin S. Adam, M.Pd, Muhammad Nasrul, S.P., M.Si, Zuprianto Karim, M.Si, Muh. Arsyad, S.TP., M.Si, Nur Fitriyanti, S.Pi., M.Si, serta Hardiyanto P. Limonu, M.H. Mereka terdiri dari penerima skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Rektor Universitas Pohuwato, Dr. Gretty Syatriani Saleh, S.IP., M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para dosen tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen dalam meningkatkan kualitas penelitian di lingkungan kampus.

“Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Universitas Pohuwato. Ini menunjukkan bahwa dosen-dosen kita mampu bersaing di tingkat nasional dengan kualitas proposal yang baik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya tingkat persaingan dalam proses seleksi tahun ini. Dari total 17 dosen yang mengajukan proposal, hanya 8 yang berhasil lolos, mencerminkan standar penilaian yang sangat tinggi.

“Awalnya terdapat 17 dosen yang mengajukan proposal, namun setelah melalui proses seleksi yang ketat, hanya 8 dosen yang dinyatakan lolos. Ini menjadi gambaran bahwa standar yang diterapkan sangat tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi dosen lainnya agar terus meningkatkan kualitas proposal dan inovasi penelitian.

“Kami berharap bagi dosen yang belum berhasil tahun ini tidak berkecil hati. Justru ini harus menjadi motivasi untuk terus belajar, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas usulan di masa mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Gretty menekankan pentingnya penelitian dan pengabdian sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus terus diperkuat. Ia menyebut bahwa hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penelitian dan pengabdian bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat. Hasil penelitian harus mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di daerah,” tegasnya.

Ia juga berharap para dosen yang telah menerima pendanaan dapat menjalankan programnya dengan maksimal dan menghasilkan luaran yang berkualitas, baik dalam bentuk publikasi ilmiah, inovasi, maupun pemberdayaan masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Rektor menegaskan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan riset yang berkelanjutan melalui pendampingan, pelatihan, serta penguatan ekosistem penelitian.

Capaian ini menjadi momentum penting bagi Universitas Pohuwato dalam memperkuat budaya riset dan meningkatkan kontribusi akademisi terhadap pembangunan daerah, sekaligus mempertegas eksistensi kampus sebagai institusi pendidikan tinggi yang kompetitif dan progresif. (*)