Pohuwato

BPD: Dana Jalan Tani Wonggararsi Timur Cair, Pekerjaan Nol

×

BPD: Dana Jalan Tani Wonggararsi Timur Cair, Pekerjaan Nol

Sebarkan artikel ini
Badan Pengawasan Desa (BPD), Wonggarasi Timur, Gambar: (Istimewa)

Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini


POHUWATO, BICARAA.COM – Proyek jalan tani di Desa Wonggararsi Timur, Kabupaten Pohuwato, hingga kini tidak dikerjakan sama sekali.

Padahal, anggaran proyek tersebut telah cair 100 persen sejak Tahun Anggaran 2025. Fakta ini diungkap langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wonggararsi Timur.

Ketua BPD Wonggararsi Timur, Erwin Hamdata, menegaskan progres pekerjaan jalan tani masih berada di angka nol persen.

Kondisi ini dinilai serius karena tidak sejalan dengan pencairan dana yang sudah penuh.

“Dana sudah cair 100 persen, tapi pekerjaan nol. Ini bukan persoalan kecil. Masalah ini sudah sampai di Kejaksaan,” tegas Erwin saat ditemui di lokasi proyek, Kamis (15/01/2026).

Erwin menyebut, BPD telah berulang kali mengingatkan Kepala Desa Wonggararsi Timur agar segera melaksanakan pekerjaan sesuai perencanaan.

Namun hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada realisasi di lapangan.

“Sudah diperingatkan secara lisan. Tidak digubris. BPD kemudian memanggil kepala desa lewat rapat resmi dan mengirim surat tertulis. Tetap tidak ada pekerjaan,” ujarnya.

Karena tidak ada itikad penyelesaian, BPD mengambil langkah lanjutan dengan melaporkan persoalan tersebut ke Inspektorat Daerah (ITDA) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pohuwato pada Desember 2025.

“Beliau sudah kita hearing dan membuat surat pernyataan di atas materai untuk menyelesaikan pekerjaan sampai 31 Desember 2025. Tapi faktanya, sampai sekarang tetap nol,” kata Erwin.

Anggota BPD Wonggararsi Timur yang membidangi pengawasan pembangunan, Abd Wahid Abd Azis, menyampaikan hal serupa.

Ia menegaskan BPD telah menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal sesuai aturan.

“Pengawasan sudah dilakukan. Peringatan lisan, tertulis, sampai dipanggil Inspektorat. BPD tidak tinggal diam. Kami bekerja sesuai regulasi,” ujar Wahid.

Wahid juga meluruskan informasi soal nilai anggaran proyek.

Ia menegaskan dana pembangunan jalan tani tersebut bukan Rp190 juta, melainkan mendekati Rp196 juta.

“Anggarannya sekitar Rp196 juta. Pencairannya sudah sejak Februari 2025,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proyek jalan tani Wonggararsi Timur belum menunjukkan tanda-tanda pengerjaan.

Sementara anggaran telah habis dicairkan, masyarakat masih menunggu realisasi pembangunan yang seharusnya menopang aktivitas pertanian desa. (*)


Share:   

Baca Berita Kami Lainnya di: