Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM – Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo, menegaskan sikap tegas tanpa kompromi terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak terjadi di Kabupaten Pohuwato.
Penegasan itu disampaikan usai Kapolda melakukan peninjauan langsung ke lokasi PETI di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa.
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi riil aktivitas pertambangan ilegal yang selama ini hanya diterima melalui laporan tertulis dan data administrasi.
Irjen Pol Widodo menyebut, peninjauan ini penting agar penanganan PETI tidak hanya berbasis laporan, tetapi berdasarkan fakta di lapangan.
“Sebelumnya saya hanya menerima informasi di atas kertas, berupa laporan dan hasil operasi. Sekarang saya melihat langsung kondisi di lapangan dan menemukan banyak fakta yang terjadi di lokasi tersebut,” ujar Irjen Pol Widodo kepada awak media, Rabu (14/1/2026).
Dari hasil peninjauan tersebut, dirinya mengaku dapat dengan jelas membedakan antara aktivitas pertambangan yang dikelola secara legal dengan praktik tambang ilegal.
Perbedaan itu terlihat dari cara pengelolaan lahan, penggunaan alat berat, hingga dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar.
Irjen Pol Widodo juga menyoroti secara serius kerusakan lingkungan akibat PETI, terutama pada alur sungai dan sedimentasi yang dinilai berpotensi besar memicu bencana banjir.
Ia menegaskan, indikasi penyebab banjir dapat dilihat secara kasat mata dari pola kerusakan yang ditinggalkan aktivitas tambang ilegal.
“Kami bisa menarik kesimpulan terkait penyebab banjir. Dari alurnya terlihat jelas, apalagi dengan pemantauan menggunakan drone,” ungkapnya.
Penggunaan drone memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi wilayah tambang, mulai dari bukaan lahan, perubahan alur sungai, hingga sebaran titik-titik aktivitas PETI.
Temuan ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penindakan ke depan.
Irjen Pol Widodo menegaskan Polda Gorontalo tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi praktik PETI yang merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Ia memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan berkelanjutan.
“Intinya tidak ada ampun. Analisa dan penanganannya tidak bisa kita biarkan berlarut-larut,” tegasnya.
Ia juga menekankan penindakan terhadap PETI tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum semata, tetapi juga sebagai upaya melindungi lingkungan dan mencegah bencana yang merugikan masyarakat luas.
Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk serius dan konsisten dalam melakukan pengawasan serta penindakan di lapangan.
Dengan peninjauan langsung ini, Kapolda berharap tidak ada lagi perbedaan antara laporan administrasi dan kondisi nyata di lapangan.
Polda Gorontalo, kata dia, berkomitmen memastikan seluruh aktivitas pertambangan di wilayah hukum Gorontalo berjalan sesuai aturan dan tidak merusak lingkungan maupun mengancam keselamatan warga. (*)











