Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM– Universitas Pohuwato kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik Angkatan ke-V Tahun 2026.
Kegiatan ini diikuti 205 mahasiswa yang akan diterjunkan ke sejumlah lokasi pengabdian dengan fokus mendorong kemandirian desa dan pembangunan berkelanjutan.
Pembekalan KKNT menjadi tahap awal yang penting sebelum mahasiswa melaksanakan pengabdian di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan pemahaman menyeluruh mengenai peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan.
Materi pembekalan mencakup perencanaan program kerja, etika bermasyarakat, pemetaan potensi desa, hingga penyusunan kegiatan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program KKNT.
Hadir Dekan Fakultas Hukum Irwan, S.H., M.H., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dr. Hj. Rusni Djafar, MPA, Dekan Fakultas Teknik Urfan, S.T., M.T., Dekan Fakultas Pertanian Irwan No’oyo, S.P., M.P., serta Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Aprilani Parenring, S.IP., M.Si. Turut hadir pula Kepala Biro Kepegawaian Betris, S.Kom., M.Kom., Wakil Rektor III Hasman Umuri, S.IP., M.Si., dan Sekretaris LP2M Nasrul, S.P., M.P.
Dalam arahannya, Rektor Universitas Pohuwato Diwakili oleh Wakil Rektor III Hasman Umuri, S.IP., M.Si, menegaskan Kuliah Kerja Nyata merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Ia menekankan mahasiswa tidak hanya dituntut untuk hadir di desa, tetapi juga mampu memberikan dampak melalui penerapan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Menurutnya, keberhasilan KKNT tidak hanya diukur dari terselenggaranya program kerja, tetapi dari sejauh mana mahasiswa mampu membangun komunikasi, beradaptasi dengan budaya lokal, serta bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Ia berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat inovasi dan kolaborasi di lokasi pengabdian.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pohuwato, Edy Sijaya, SIp, M.Si. dalam laporannya menyampaikan jumlah peserta KKNT tahun 2026 mencapai 205 mahasiswa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 163 mahasiswa berasal dari kampus induk Universitas Pohuwato, sedangkan 42 mahasiswa lainnya merupakan mahasiswa dari kampus pengembangan UNIPO di Kabupaten Boalemo.
Edy menjelaskan pelaksanaan KKNT Reguler Universitas Pohuwato tahun ini dipusatkan di Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato.
Lokasi tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan desa serta potensi lokal yang dapat dikembangkan bersama masyarakat.
Program KKNT diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan kelembagaan desa.
Selain KKNT Reguler, Universitas Pohuwato juga melaksanakan skema KKNT Profesi dan KKNT Magang.
Mahasiswa jalur KKNT Profesi akan ditempatkan di instansi pemerintahan dan lembaga swasta, sementara mahasiswa KKNT Magang akan melaksanakan kegiatan di berbagai perusahaan, baik di dalam wilayah Kabupaten Pohuwato maupun di luar daerah.
Melalui pelaksanaan KKNT 2026 dengan berbagai skema tersebut, Universitas Pohuwato berharap mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang komprehensif, meningkatkan kompetensi profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan terwujudnya desa yang mandiri dan berkelanjutan. (*)











