Nikmati Update Berita Terbaru dari Bicaraa.com Setiap Hari Melalui Saluran Whatsapp, Bisa Klik Disini
POHUWATO, BICARAA.COM – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pohuwato mengikuti kegiatan Praktik Peradilan di Pengadilan Negeri Pohuwato, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan ini menjadi penutup pertemuan mata kuliah Praktik Peradilan sekaligus momentum pendalaman keilmuan menjelang pergantian tahun.
Di tengah suasana akhir tahun, mahasiswa tetap menjalani aktivitas akademik dengan mengikuti langsung proses praktik di lingkungan pengadilan.
Mereka diberi kesempatan untuk menyelami dinamika persidangan, memahami peran aparat peradilan, serta mengamati tahapan penanganan perkara secara nyata.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Pohuwato, Dr. Irwan, S.H., M.H., menegaskan kegiatan praktik peradilan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa hukum.
Menurutnya, Fakultas Hukum tidak hanya menekankan kuantitas lulusan, tetapi lebih pada kualitas dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja hukum yang semakin kompleks.
“Menjelang tahun baru, mahasiswa Fakultas Hukum tetap giat menimba ilmu. Praktik peradilan ini menjadi penutup pertemuan mata kuliah yang sangat penting karena mahasiswa langsung berhadapan dengan dunia praktik di pengadilan,” ujar Dr. Irwan.
Ia menjelaskan, mata kuliah Praktik Peradilan diberikan kepada mahasiswa semester tujuh dan dibimbing langsung oleh para hakim di pengadilan.
Dengan pola tersebut, mahasiswa tidak hanya menerima teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana hukum diterapkan.
“Melalui praktik peradilan ini, mahasiswa didorong untuk melakukan pendalaman keilmuan sesuai bidangnya. Mereka belajar langsung dari para hakim, sehingga memahami proses persidangan secara utuh,” jelasnya.
Dr. Irwan menambahkan, pengalaman sejak dini di lingkungan pengadilan diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studi.
Dengan demikian, lulusan Fakultas Hukum Universitas Pohuwato tidak akan kehilangan arah dalam menentukan langkah karier ke depan.
“Kami berharap setelah menjadi sarjana, mahasiswa sudah memiliki gambaran jelas. Jika ada yang memilih menjadi jaksa, hakim, pengacara, atau profesi hukum lainnya, mereka tidak lagi merasa asing dengan praktik di pengadilan,” tegasnya.
Penanaman pengalaman sejak dini akan membentuk kepercayaan diri dan kesiapan mental mahasiswa dalam menghadapi dunia peradilan yang sesungguhnya.
Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen Fakultas Hukum Universitas Pohuwato dalam meningkatkan mutu pendidikan hukum.
Kegiatan praktik peradilan ini pun mendapat antusiasme dari mahasiswa.
Mereka menilai pengalaman langsung di pengadilan memberikan pemahaman yang lebih konkret dibandingkan pembelajaran teori semata, serta memperkuat bekal profesional di masa depan. (*)











